Internet dan Telekomunikasi Murah : Salah Satu Solusi Untuk Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia

Internet dan Telekomunikasi Murah :
Salah Satu Solusi Untuk Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia
Oleh : Catur Sugiarto*

Internet dan Telekomunikasi Murah : Salah Satu Solusi Untuk Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia
sumber gambar : designseoblog.com 
Internet terus menciptakan pekerjaan baru, peluang-peluang baru, dan bahkan sekolah-sekolah baru. Ribuan, bahkan jutaan orang baru akan masuk ke dunia maya ini setiap harinya. Mereka mengunjungi website, menulis di blog, berkicau di twitter, curhat di facebook, sharing, chatting, berkirim email, dan menghasilkan uang. Semua pemakai merasakan manfaatnya. Anda mungkin orang seperti saya, yang tidak bisa membayangkan apa jadinya bila besok pagi tiba-tiba tidak ada koneksi internet. Tanpa sadar, internet telah menjadi dunia yang sangat akrab bagi kita.

 Internet membuat semuanya jadi murah dan mudah. Dulu kita harus mengeluarkan ratusan rupiah untuk mengirim sms, sekarang hanya beberapa rupiah untuk mengirim whats app. Beberapa tahun lalu kita butuh puluhan ribu untuk menelfon saudara di Arab Saudi, sekarang semuanya sangat murah dan menyenangakan dengan facebook + skype video call. Orang tua kita harus membayar sekolah dan kursus yang mahal untuk memperoleh ilmu baru, semetara kita bisa mendapatkannya secara cuma-cuma dari google. Internet membuat iklan lowongan kerja semakin mudah ditemukan, cukup dengan mengakses Jobs DB, kaskus, atau berniaga kita akan menemukan banyak sekali tawaran pekerjaan. Internet membuat seorang guru/profesional/expert bisa sharing dengan mudah sehingga para murid baru (newbie) bisa belajar dari mereka. Dahulu petani kita harus membeli majalah pertanian atau menunggu sosialisai untuk memperoleh ilmu baru, itupun belum tentu sesuai dengan bidangnya, sekarang mereka cukup buka google dan ilmu itu bisa mereka peroleh dengan mudah.

Negara kita sedang dalam masalah besar, salah satunya adalah kemiskinan. Kemiskinan ini bahkan mendarah daging dan turun temurun di beberapa daerah. Sebagian mampu lulus dari ujian kemiskinan, misalnya melalui jalur pendidikan, namun sebagian lagi gagal dan tetap menderita. Mereka yang menderita dalam kemiskinan seolah-olah terus menerus mengulang proses yang dilakukan keluarga mereka. Mudah saja untuk memahami hal ini, misalnya ada seorang warga miskin akan menyekolahkan anaknya. Namun karena terlalu sibuk bekerja, bergaji sedikit, dan kurangnya pemahaman akan pendidikan  maka si anak tidak memperoleh nilai yang bagus di sekolah. Anak tadi tidak mampu memperoleh beasiswa, dia juga tidak tahu bagaiana memngoptimalkan hobi yang dimiliknya karena keterbatasan informasi. Pada akhirnya anak tadi akan mengulang apa yang dilakukan orangtuanya. Ia menjadi orang miskin seperti ayahnya dan mengulang proses mengerikan yang pernah ia alami.

Masalah besar lainnya yang tidak jauh dari tema kemiskinan adalah pengangguran. Mereka yang berlatar belakang kurang berpendidikan mau bekerja serabutan, tapi bagaimana dengan mereka yang sarjana dan diploma.   Detik finance (Mei, 2013) mengabarkan bahwa ada 360.000 sarjana kita yang masih menganggur, sungguh angka yang patut dipikirkan untuk dicari solusinya. Ada dua hal lain yang saat ini (Agustus, 2013) menjadi masalah baru dalam dunia ketenaga kerjaan kita, yakni melemahnya rupiah dan UMR yang tinggi. Melemahnya rupiah menyebabkan tenaga kerja kita terasa mahal di mata asing, jadi tidak aneh apabila kita mendengar perusahaan besar seperti Nike yang akan memindahkan sebagian usahanya dari Indonesia. Upah yang tinggi bisa menjadi hal positif bagi perusahaan, Henry Ford menjadi pencetus ide ini. Ford membuktikan bahwa upah yang tinggi akan memberikan kenyamanan dan meningkatkan produktifitas pekerja sehingga hanya sedikit pekerja yang diperlukan. Itu memang bagus untuk perusahaan, tapi kurang bagus bagi para pencari kerja di negeri ini. Jelas bahwa UMR yang tinggi dan dolar yang melemah memberikan dampak buruk bagi ketenagakerjaan kita.

Internet bisa menjadi solusi bagi permasalahan kemiskinan dan pengangguran. Internet bisa menjadikan melemahnya rupiah menjadi hal yang menyenangkan. Dunia maya ini bisa membuat orang-orang yang tidak melanjutkan kuliah bisa tetap bekerja, bahkan membuat mereka yang lemah secara akademis tetap memperoleh pekerjaan yang menyenangka. Ini akan semudah mengubah cara menelfon ke Arab Saudi yang mahal menjadi menyenangkan melalui facebook dan skype.

Internet bisa menjadi solusi karena semua orang bisa bekerja di sini tanpa melihat latar belakang Ijazah sekolah, IPK, kondisi fisik, usia, atau apapun itu. Seorang lulusan SMA yang menyukai kucing bisa menulis blog gratisan tentang kucing lalu memasang iklan google adsense di blognya. Setiap hari akan ada orang yang mengunjungi blognya, mengeklik iklannya, dan dia akan memperoleh jutaan rupiah dari situ. Anak muda yang hobi menjual akan mencari supplier baju untuk dia jual kembali, menyebarkannya melalui facebook, twitter, dan whats app lalu ia akan memperoleh penghasilan dari situ. Anak remaja yang suka berbagi info menarik dan memperoleh ratusan ribu follower twitter bisa mengumpulkan uang dari jasa pertweet atau retweeetnya. Semua orang bisa melakukannya, pemuda hebat yang mempunyai keterbatasan fisik seperti Habibie Afsyah pun bisa membuat kita terkagum-kagum karena kemampuannya meraup dollar dari internet. 

Internet dan Telekomunikasi Murah : Salah Satu Solusi Untuk Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia
Habibie Afsyah bersama ibunya (sumber: Facebook Fanspage Habibie Afsyah)

Mereka yang telah sukses menggeluti dunia internet ini akan mencptakan lapangan kerja untuk orang lain. Contoh pekerjaan yang mereka buat adalah lowongan kerja untuk para penulis, web designer, tukang uplload, tukang share, akuntan, dan administratif. Efek multiplier yang luar biasa untuk perekonomian bukan.
Saat biaya kursus keterampilanmerogoh kocek cukup dalam, dunia bisnis di internet (lebih dikenal dengan istilah internet marketing) malah mengahdirkan forum-forum yang gratisan. Memang ada tempat belajar internet marketing yang berbayar, tapi sangat banyak yang gratisan. Pergilah mengunjungi forum-forum tersebut, banyak sekali master internet marketer yang berbagi secara cuma-cuma.
Hal luar biasa yang menjadi keunggulan dunia internet ini adalah kemampuannya untuk melakukan lintas batas antar negara. Kita yang di Indonesia bisa menjualkan barang-barang di yang ada di luar negeri (seperti di Amazon, Click Bank, dan E Bay). Kita juga bisa menjual jasa kita di Fiverr, elance, atau situs-situs lain yang akan mempertemukan kita dengan pembeli dari seluruh dunia. Sekali lagi, mempertemukan pembeli dari seluruh dunia dan itu tanpa birokrasi pemerintah, tanpa mengurus pasport, dan cukup dikerjakan dari rumah kita di Indonesia. Oleh karena kita menjual jasa kita ke luar negeri, kta akan dibayar dengan mata uang seperti dollar. Hal ini akan terasa menyenangkan saat rupiah melemah karena gaji dollar kita akan bisa mengikuti kenaikan harga barang-barang.

Ada satu hal yang sangat penting untuk mensukseskan internet marketing adalah membuat adalah membuat tarif telekomunikasi di dunia maya ini menjadi semurah mungkin. Dengan tarif internet yang murah, kita bisa lebih banyak belajar dan bekerja di Internet. Itu artinya, efek multiplier seperti terciptanya lapangan kerja baru akan semakin membesar. Tarif yang murah ini akan memberikan  lebih banyak kesempatan bagi para pedagang online untuk menjual jasa dan barang mereka, melayani customer dengan cepat, dan mempermudah mereka berbagi dengan para pedagang online lain. 
Akan lebih hebat lagi apabila tarif telekomunikasi, khusunya internet murah, bisa menjangkau daerah-daerah pinggiran dan terpencil sehingga mereka bisa berkecimpung dalam bisnis oline. Orang-orang daerah yang bisa menghasilkan barang-barang kreatif akan lebih mudah menemukan pembeli di Internet. Jelas, di sini dibutuhkan kerja keras banyak pihak. 

Salah satu hal yang patut kita syukuri saat ini adalah biaya paket internet yang semakin murah dan kecepatan internet yang semakin baik, misalnya paket XL HotRoad 3G yang menyediakan kuota 3 GB perbulan dengan biaya Rp 50.000,-. Kita semua menunggu-nunggu tarif internet yang lebih murah. Tarif murah ini bukan hanya kewajiban para perusahaan penyedia jasa intenet yang terus bersaing, melainkan juga kewajiban pemerintah, masyarakat umum, dan para akademisi(peneliti) yang mengingin Indonesia lebih baik , lebih banyak lapangan kerja, lebih banyak tersenyum, dan lebih punya pamor di pasar global. 

*Catur Sugiarto adalah penulis di dunia-belajar. Selain menulis di dunia-belajar, catur aktif menulis di Masukstan.com, Blogger-Muntok, dan Info Qta.com

1 komentar:

  1. Pengen yang lebih seru ...
    Ayo kunjungi www.asianbet77.com
    Buktikan sendiri ..

    Real Play = Real Money

    - Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
    - Bonus Mixparlay .
    - Bonus Tangkasnet setiap hari .
    - New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
    - Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
    - Cash Back up to 10 % .
    - Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

    untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
    - YM : op1_asianbet77@yahoo.com
    - EMAIL : asianbet77@yahoo.com
    - WHATSAPP : +63 905 213 7234
    - WECHAT : asianbet_77
    - SMS CENTER : +63 905 209 8162
    - PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

    Salam Admin ,
    http://asianbet77.com/

    BalasHapus