Tampilkan postingan dengan label Corel Draw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corel Draw. Tampilkan semua postingan

MEMBUAT WAJAH KITA MENJADI KARTUN

 Hae gan... pengen belajar buat wajah menjadi kartun ? nih aku dapet artikelnya, selamat mencoba ya.....

Langkah - langkah yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut :
  • import image yang akan sampeyan vectorkan. Imij harus jelas terang dan besar.
Bjork akan divectorkan
  • klik kanan imij, lalu pilih “lock object”. Tujuannya biar imij nggak kemana-mana. Soalnya nanti imij bakalan dijamah-jamah, dioret-oret sampe rusak! hohoho…
  • lock object
  • Oke, setelah itu, acara tracing pun bisa dilaksanakan.bezier toolPilih bezier tool untuk proses ngeblat (tracing, red.)-nya. tracing dengan bezier tool hasilnya akan rapi. Oke… lanjut..
  • Mulai membuat mata ya.. klik-klik aja sudut-sudut matanya seperti lakukan di bawah ini:
tracing mata
  • shape toolLangkah selanjutnya adalah mengedit kurva tersebut biar mengikuti bentuk mata. Yaitu bisa dilakukan menggunakan shape tool. Caranya gampang kok. Tinggal diklik di tengah-tengah garis, lalu klik kanan dan pilih to curve. convert to curve
Perjalanan kita masih sangat jauh dan kita nanti sebagian besar akan menggunakan bezier tool dan shape tool beratus-ratus kali. Maka dari itu, dari pada kita menggunakan klik kanan untuk memilih to curve, akankah lebih baik dan lebih cepat apabila kita set command saja menggunakan keyboard.
Tidak hanya menyetting 2 tool di atas, tapi banyak tool yang lain yang musti disetting dulu untuk memercepat proses pengerjaan nanti. Ikuti saja settingan di bawah ini. Oke…
  • Pilih tool > option
  • Kita sekarang menyetting power clip dulu. Pilih workspace > edit. Pada auto-center new PowerClip contents nggak usah dicentang
  • edit power clip
  • Lalu kita menyetting command. Yaitu pada eyedropper. Ikuti saja langkah pada gambar di bawah ini:
setting command eyedropper
Keterangan:
Pertama pilih customization > commands. Lalu pada pilihan sebelah kanan, pilih tool box > eyedropper. Pada opsi sebelah kanannya, pilih shortcut key, pada pilihan new shortcut key, masukkan huruf Q. Lalu terakhir tekan assign.
Jadi, jika kita nanti menggunakan eyedropper, kita hanya perlu tekan huruf Q di keyboard.
Berdasarkan cara di atas, setting juga untuk paintbucket dengan huruf W.
  • Sekarang kita menyetting shortcut to curve. Caranya sama, tinggal milih opsi edit pada commandnya. Lalu masukkan huruf V pada new shortcut key dan klik assign.
setting to curve
Silakan setting shortcut sesuka anda.

MENGGAMBAR MATA
__
Lalu, di tengah-tengah garisnya, tekan V dan drag menurut bentuk mata. Lakukan pada bagian-bagian yang lain. Sampai terbentuk matanya.
mata curve
Untuk menghaluskan perpotongan garisnya, gunakan klik kanan smooth. Anda juga bisa menyetting commandnya dengan huruf S.
mata smooth
mata mulus
Pewarnaannya nanti aja ya, sekarang kita membuat bola mata dulu. Yang mana pada pembuatan bola mata ini, kita memakai Ellipse Tool.
  • ellips toolKlik pada ellipse tool untuk membuat lingkaran bola mata. Yang mana nantinya bola mata itu akan dimasukkan ke dalam retina mata yang telah kita buat tadi. Cara membuat lingkaran utuh adalah dengan drag sambil ditekan control pada kibod.
    bola mata
    Untuk memindahkan lingkaran supaya tepat di atas bola mata adalah dengan Pick Tool atau tekan spasi.
    pick tool
  • Setelah bola mata terletak semestinya, kita sekarang membuat lingkaran lagi ke dalam. Caranya tinggal tekan shift + klik kiri + drag ke dalam. Jangan dilepas, lalu tekan klik kanan.Lepas klik kanan dan klik kiri bebarengan. Maka lingkaran tersebut akan tercopy ke dalam. bola mata 2
    Dengan cara di atas, buat lagi lingkaran kecil ke dalam. Jadi sekarang kita memunyai 3 lingkaran.
    bola mata 3
  • free hand toolSetelah itu, kita membuat bayangan mata yang ada di tengah-tengah. Kita bisa memakai bezier tool atau bisa juga memakai freehand tool.Memakai freehand tool tidak perlu susah-susah, karena tinggal mendragnya sesuka hati mengikuti bentuk yang diinginkan bola mata freehandLakukan pelan dan kalau perlu tahan nafas biar konsentrasi tidak pecah.
    freehand smoothing
    Untuk kedetailan, bisa disetting pada freehand smoothing. Angka seratus itu paling tidak detil lekukannya. Semakin kecil angkanya, semakin detil.
    Semakin detil yang dimaksud adalah apabila anda bergetar sedikit saja, maka garis yang anda buat menggunakan freehand tool tadi juga akan berlekuk-lekuk, kurang halus dan kurang rapi.
__
Oke, sekarang kita menuju sesi pewarnaan.
Agar tidak bingung, pewarnaan didahulukan pada hal paling kecil. Maka pilihan pertama pewarnaan jatuh pada bayangan mata.
eyedropper toolPilih warna yang sesuai dengan foto aslinya. Caranya adalah dengan menekan huruf Q (eyedropper tool). Klik pada bayangan mata foto asli.
NB: untuk Corel Versi 12, X3, ke atas, sampeyan perlu menyetting property bar untuk eyedropper di atas menjadi sample color. Lihat gambar di bawah ini:
setting sample color (eyedropper)
Setelah terpilih sample color, baru deh klik pada bayangan mata foto asli.
Lalu tekan W (paint bucket tool). klik untuk menumpahkan warna pada bayangan mata yang telah kita buat menggunakan freehand tool tadi.
Untuk menghilangkan warna outline/garis tepi, gunakan klik kanan dan pilih pada color picker tanda silang
outline
Dengan cara yang sama, yaitu mengombinasikan eyedropper dan paintbucket tool, lakukan proses pewarnaan pada bagian mata yang lain.
bola mata warnaGambar di samping sudah lumayan lah. Tapi, kalau mau expert dan lebih nyata dan natural. Anda bisa mengaplikasikan transparency tool: untuk membuat objek transparan.
dan/atau Interactive fill tool: untuk membuat warna gradien atau warna pattern.
transparency dan fill tool

__
Nah, seperti kita ketahui bersama, bola mata di atas perlu dimasukkan ke dalam retina mata. Yang harus kita lakukan adalah seleksi semua bola mata menggunakan pick tool. Bisa dengan mendragnya di sekitar bola mata, atau klik satu persatu semua objek bola mata sambil menekan shift
seleksi bola mata
pilih effect > PowerClip > Place inside container . Setelah kursor berubah menjadi tanda panah, arahkan tanda panah tersebut ke retina mata yang belum kita warnai tadi. Klik aja di situ. Dan bola mata pun masuk ke dalam retina mata.
powerclip
kursor power clip
Sekarang kita warnai retina matanya
mata retina
Langkah selanjutnya kurang lebih sama bro. Membuat alis, kelopak mata, bulu mata, rambut, dan sebagainya.
Intinya menggambar awalnya adalah memakai bezier tool, merapikan dengan shape tool, memilih warna memakai eyedropper tool, menumpahkan warna pakai paintbucket tool. Trus kalau perlu dimasukkan ke dalam kontainer (pada contoh di atas, sebagai kontainer adalah retina), pakai power clip.
Yah, itz ebaut skill dan jam terbang. Semakin banyak jam terbang sampeyan, maka semakin bagus dan rapilah karya sampeyan. Oke selamat bekerja…
screenshot langkah-langkah saya memvectorkan dari awal sampai jadi … letz check this out!!
MENGGAMBAR KELOPAK MATA
mata
keterangan:
  1. Buat bentuk kelopak mata, beri warna sesuai kelopak mata dengan eyedropper tentunya. Saya pilih yang warna merah, bukan hitam
  2. Lalu dengan interactive fill tool, kelopak mata didrag dari ujung kiri ke kanan. Sehingga warna merah membaur dengan putih
  3. Masih dengan interactive fill tool, pada kelopak mata, klik pada kotak putih yang ada diujung kanan. Ubah dengan warna hitam dengan cara klik warna hitam pada color picker di sebelah kanan. Color picker adalah kumpulan warna warni vertikal yang ada di sebelah kanan itu lo..
  4. Kelopak mata tadi berada di atas retina. Untuk menurunkan ke bawah, cukup tekan control + page down berkali-kali. Kalau kebablasan, cukup tekan control + page up berkali-kali juga.
  5. jadi deh… hehehe…
saya mau membuat kelopak mata bagian bawah dulu ya..
taraaa…
mata
keterangan:
  1. Buat bentuk kelopak mata bagian bawah. Beri warna pake eyedropper dan paintbucket seperti langkah di atas.
  2. Masih pada kelopak mata bagian bawah terseleksi, (kalau seleksinya lepas, seleksi lagi pakai pick tool) pilih Interactive Transparency Tool. Pada property bar di atas, pilih radial. mata
  3. Nah kembali ke kelopak mata bawah, klik pada kotak berwarna hitam di tengah-tengah. Lalu kembali ke property bar di atas. Ubah angka 100 menjadi 50. Kotak berwarna hitam itu transparensinya 100 persen alias transparan penuh. Ketika kita mengubahnya menjadi 50, maka transparensinya menjadi 50%.
  4. Selesai.
MENGGAMBAR ALIS
alis
Keterangan:
  1. Buat bentuk seperti alis secara kasar dengan bezier tool
  2. Sesuaikan menurut bentuk alis sesungguhnya dengan shape tool
  3. Beri warna dengan eyedropper
  4. Hapus outline menggunakan klik kanan pada color picker tanda silang.
Lakukan langkah-langkah membuat mata dan alis di atas pada mata sebelah kiri. Anda akan mendapatkan hasil seperti gambar di bawah ini:
mata kiri
keterangan:
Semakin detail anda membuat objek-objeknya, maka hasilnya semakin bagus (otomatis harga vectoran sampeyan semakin MAHAL!)
Sometimes, kita kekurangan node (titik bantu, red.) dalam pembuatan suatu objek. Bisa kok ditambah nodenya. Tinggal klik dua kali pada bagian yang ingin ditambah nodenya.
alis tambah node
MENGGAMBAR HIDUNG
hidung
Keterangan:
Caranya sama dengan membuat alis, mata, dsb.
MENGGAMBAR MULUT
mulut
Keterangan:
  1. Menggambar mulut besar
  2. Menggambar mulut bagian dalam
  3. Menggambar gigi
  4. Menggambar bayangan mulut
pewarnaan mulut
Keterangan:
  1. Mewarnai bayangan
  2. Mewarnai gigi
  3. Mewarnai mulut dalam
  4. Mewarnai mulut besar! hahaha…
Perhatikan giginya, masih keluar khan. Harusnya dimasukkan ke dalam mulut bagian dalam. Caranya sama dengan memasukkan bola mata ke retina di atas. Yaitu dengan PowerClip.
Dengan PickTool seleksi giginya. Lalu pilih Effect > PowerClip > Place Inside Container
gigi powerclip
Keterangan:
  1. Arahkan tanda panah ke container (dalam hal ini: mulut bagian dalam). Lalu klik aja.
  2. dan gigi akan masuk ke dalam mulut bagian dalam dengan sempurna.
MENGGAMBAR MUKA
muka bjork vector
Keterangan:
Menggambar muka ini gampang-gampang susah. Masalah besar adalah pada menggambar pencahayaan. Pencahayaan yang bener hasilnya akan enak dilihat.
Nah, untuk meyakinkan apakah pencahayaan kita sudah bener. Kita perlu bantuan gambar asli satu lagi untuk ditaruh di sebelah kiri vectoran kita sebagai perbandingan.
Klik kanan pada gambar asli, pilih unlock object. Biarkan objek tidak di lock. Soalnya nanti kita akan menggunakan imij asli untuk tracing-tracing pencahayaan.
Lalu, untuk mengopi di sebelah kiri, drag ke kiri dengan pick tool, tahan trus klik kanan. Lepaskan klik kiri dan klik kanan bareng-bareng.
menggambar muka
jadi langkah-langkahnya begini:
  1. Menggambar mukanya, beri warna rata-rata. Bukan warna yang gelap, atau warna yang terang. Pilih warna tersebut dengan eyedroppermu tadi
  2. Setelah anda menentukan warna dasar untuk muka, sekarang klik pada image asli dengan pick tool, lalu tekan shift + page up. Kita sekarang menggambar bayangan muka paling gelap. Setelah selesai diwarnai, klik image asli lagi. Tekan shift + page down untuk melihat hasilnya.
    Bandingkan dengan image yang ada di sebelah kirimu. Kalau masih kurang gelap, shift + page up lagi untuk memilih warna yang lebih gelap. Lalu dengan paintbucket, beri warna pada objek bayangan yang telah kalian buat. Kalau belum sesuai juga, ulangi lagi. Begitu seterusnya sampai benar-benar sesuai dengan gambar di sebelah kiri.
  3. Menggambar bayangan muka gelap
  4. Menggambar bayangan muka agak gelap
  5. Menggambar bayangan muka agak gelap (Part II)
  6. Semuanya dimasukkan ke dalam kontainer muka menggunakan PowerClip. Yang pertama kali di PoweClip adalah image yang paling bawah, setelah itu imij di atasnya dan di atasnya. Kalau misalnya mau mengedit isi kontainer. Bisa kok. Tinggal klik kanan pilih edit content
Seperti gambar di bawah ini:
isi kontainer
Anda bisa berbuat apa pun di dalam kontainer. Sama dengan ketika di luar kontainer. Setelah selesai mengedit, anda bisa keluar dari kontaner dengan mengklik finish editing symbol yang terletak di pojok kiri bawah.
finish editing symbol
MENGGAMBAR RAMBUT
rambut asesoris
Keterangan:
  1. Menggambar rambut
  2. Menggambar assesorisnya
…dan yang terakhir, MENGGAMBAR BAJU
bjork vector sudah jadi
Nah, selesai khan.. eh, sekarang finishingnya..
MEMBUAT BACKGROUND
background
  1. Seleksi menggunakan pick tool semua object vector yang telah kamu buat. Atau tekan contol + A. Lalu klik kanan > group group
    rectangle toolLalu bikin kotak menggunakan rectangle tool mengelilingi gambar yang telah kita buat tadi.
  2. Bikin satu objek terserah. Entah itu kotak kecil, lingkarang kecil. terserah. Letakkan jauh-jauh dari area gambar vector tersebut. Lalu pilih effect > PowerClip > Place inside container dan arahkan ke kotak besar yang telah anda buat tadi.
  3. Setelah objek kecil anda menghilang (masuk kontainer!). Seleksi image vector yang telah anda group tadi. Tekan contol + X. Atau cut
  4. masih dengan pick tool, klik kanan pada kotak besar > edit content. Ketika anda sudah masuk ke dalam isi kontainer, silakan tekan control + V atau paste. Image vector anda akan berada di dalam kontainer.
  5. Keluarlah dari container dengan menekan tombol di pojok kiri bawah (finish editing symbol)
  6. Silakan beri warna beckground dengan warna kesukaanmu atau warna yang matching dengan gambar vector yang telah anda buat.
Selesai gambar kartunnya…
bjork vector

dari : http://aditlab.blogspot.com/

SEJARAH DESAIN GRAFIS



Sumber : Tipografi dalam Desain Grafis, Danton Sihombing, Jakarta 2001; The Visual Dictionary of Graphic Design, Gavin Amborse & Paul Harris, London 2006
Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Perjalanan desain dan gaya huruf latin mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan ROMAWI. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa dari Yunani. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Ketika perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa pada awal milenium kedua, buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan tangan. Konon untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes), maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini karena ketipis tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu, dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat ditulisakan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
t
Berikut ini adalah peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah perkembangan desain grafis. Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan pada tahun 1447 dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.

1851, The Great Exhibition

Diselenggarakan di taman Hyde London antara bulan Mei hingga Oktober 1851,pada saat Revolusi industri. Pameran besar ini menonjolkan budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan disain. Pameran digelar dalam bangunan berupa struktur besi-tuang dan kaca, sering disebut juga dengan Istana Kristal yang dirancang oleh Joseph Paxton.
louse-LautrecPelukis post-Impressionist dan ilustrator art nouveau Prancis, Henri Toulouse-Lautrec melukiskan banyak sisi Paris pada abad ke sembilan belas dalam poster dan lukisan yang menyatakan sebuah simpati terhadap ras manusia. Walaupun lithography ditemukan di Austria oleh Alois Senefelder pada tahun 1796, Toulouse-Lautrec membantu tercapainya peleburan industri dan seni.

1910, Modernisme

Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat. Sebuah dogma yang menjadi nafas desain modern adalah "Form follow Function" yang di lontarkan oleh Louis Sullivan.Symbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang juga diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya. Desain tanpa dekorasi lebih cocok dengan ´bahasa mesin´, sehingga karya-karya tradisi yang bersifat ornamental dan dekoratif dianggap tidak sesuai dengan ´estetika mesin´

1916, Dadaisme

Suatu pergerakan seni dan kesusasteraan (1916-23) yang dikembangkan mengikuti masa Perang Dunia Pertama dan mencari untuk menemukan suatu kenyataan asli hingga penghapusan kultur tradisional dan bentuk estetik. Dadaism membawa gagasan baru, arah dan bahan, tetapi dengan sedikit keseragaman. Prinsipnya adalah ketidakrasionalan yang disengaja, sifat yang sinis dan anarki, dan penolakan terhadap hukum keindahan.

1916, De Stijl

Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan disain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris. Gambar dibawah adalah Red and Blue Chair yang dirancang oleh Gerrit Rietveld.

1918, Constructivism

Suatu pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow pada tahun 1920, yang ditandai oleh penggunaan metoda industri untuk menciptakan object geometris. Constructivism Rusia berpengaruh pada pandangan moderen melalui penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam diatur dalam blok asimetris. Gamabr dibawah adalah model dari Menara Tatlin, suatu monumen untuk Komunis Internasional.

1919, Bauhaus

Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius. Sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Duni Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.


1928-1930, Gill Sans

Tipograper Eric Gill belajar pada Edward Johnston dan memperhalus tipe huruf Underground ke dalam Gill Sans. Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris lemah gemulai yang memberinya suatu kemampuan beraneka ragam (great versatility).

1931, Harry Beck

Perancang grafis Harry Back ( 1903-1974) menciptakan peta bawah tanah London (London Underground Map) pada tahun 1931. Sebuah pekerjaan abstrak yang mengandung sedikit hubungan ke skala fisik. Beck memusatkan pada kebutuhan pengguna dari bagaimana cara sampai dari satu stasiun ke stasiun yang lain dan di mana harus berganti kereta.


1950s, International Style

International atau Swiss style didasarkan pada prinsip revolusioner tahun 1920an seperti De Stijl, Bauhaus dan Neue Typography, dan itu menjadi resmi pada tahun 1950an. Grid, prinsip matematika, sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif menjadi aturan sebagaimana tipografi ditingkatkan untuk lebih menunjukkan fungsi universal daripada ungkapan pribadi.


1951, Helvetica

Diciptakan oleh Max Miedinger seorang perancang dari Swiss, Helvetica adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia. Berpenampilan bersih, tanpa garis-garis tak masuk akal berdasarkan pada huruf Akzidenz-Grotesk. Pada awalnya disebut Hass Grostesk, nama tersebut diubah menjadi Helvetica pada tahun 1960. Helvetica keluarga mempunyai 34 model ketebalan dan Neue Helvetica mempunyai 51 model.

1960s, Psychedelia and Pop Art

Kultur yang populer pada tahun 1960an seperti musik, seni, disain dan literatur menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Dengan sengaja dan jelas, Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak. Gambar dibawah adalah sebuah poster karya Milton Glaser yang menonjolkan gaya siluet Marcel Duchamp dikombinasikan dengan kaligrafi melingkar. Di cetak lebih dari 6 juta eksemplar.

1984, Émigré

Majalah disain grafis Amerika, Émigré adalah publikasi pertama untuk menggunakan komputer Macintosh, dan mempengaruhi perancang grafis untuk beralih ke desktop publishing ( DTP). Majalah ini juga bertindak sebagai suatu forum untuk eksperimen tipografi.